Setelah menunggu kurang lebih satu jam lamanya. Mesin scanner untuk mendeteksi keaslian uang dan mesin penghitung uang itu tiba, dan penggeledahan kembali dilakukan.
Mesin pencetak yang digunakan untuk membuat uang palsu di UIN Alauddin Makassar dibeli dari China. Harga mesin tersebut Rp 600 juta. "Mesin cetaknya dibelinya di Surabaya, tapi barang dari China ...